Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Memperbaiki Harddisk secara Sederhana menggunakan CMD
Kerusakan yang paling sering dialami oleh harddisk salah satunya adalah badsector, kerusakan ini ditandai dengan lamanya proses startup pada saat komputer mulai dihidupkan.
Berikut ini cara mengatasi masalah harddisk yang badsector secara sederhana dan cepat menggunakan CMD pada windows:
1. Buka CMD Anda dan jalankan menggunakan versi adminnistrator
2. Pada command prompt ketikkan "chkdsk /r /f d:" kemudian enter
3. Tunggu sampai prosesnya selesai.
Berikut ini cara mengatasi masalah harddisk yang badsector secara sederhana dan cepat menggunakan CMD pada windows:
1. Buka CMD Anda dan jalankan menggunakan versi adminnistrator
2. Pada command prompt ketikkan "chkdsk /r /f d:" kemudian enter
3. Tunggu sampai prosesnya selesai.
Cara Memperbaiki Harddisk yang Rusak dengan HDD Regenerator
Hi sob, kali ini saya akan membagikan tips tentang bagaimana cara memperbaiki Harddisk yang rusak akibat bad sector menggunakan software HDD Regenerator, oke langsung saja simak baik-baik ya..
Hampir 60% teknisi menggunakan software HDD Regenerator untuk memperbaiki harddisk yang badsector, HDD Regenerator merupakan salah satu
aplikasi yang dapat meregenerasi (memperbaiki) kerusakan/bad sector yang
terdapat pada sebuah harddisk. Aplikasi ini sangat sederhana dalam interface
nya namun fungsi nya sangat bermanfaat buat harddisk yang mengalami bad sector,
tampilan yang sederhana ini dapat memudahkan dalam pengoperasian nya. Berikut
langkah-langkah penggunaan nya :
3. Sebagai contoh, saya menggunakan opsi yang start under windows
4. Berikut nya, kita akan diberikan beberapa opsi. Silahkan anda pilih sesuai dengan kebutuhan
Ada banyak pemicu kerusakan Hard Disk atau yang biasa disebut bad sector. Bad sector sendiri dibagi dalam dua bagian, yaitu bad sector secara fisik dan bad sector secara software.
Bad sector fisik bisa terjadi karena
HardDisk terjatuh, terkena debu, kepanasan, dan lain-lain. Sedangkan untuk bad sector secara software bisa terjadi karena kesalahan dalam
pengoperasian komputer, seperti serangan virus, komputer dimatikan paksa dengan
tombol shutdown, dan lain-lain.
1.
Buka terlebih dahulu HDD Regenerator nya
2. Coba anda lihat pada gambar diatas,
pilih menu Regeneration. Setelah itu muncul 3 pilihan, yaitu ada Start Process
under Windows, Create bootable flash dan CD/DVD.
Kita bisa menggunakan opsi start
process under windows, apabila kita ingin memperbaiki kerusakan bad sector pada
flash disk, Namun jika kita ingin memperbaiki bad sector pada hard disk saya
sarankan untuk melakukan nya secara bootable.
Ada dua pilihan dalam mode bootable,
kita bisa menggunakan flash drive atau menggunakan CD/DVD. Cara nya pun mudah,
kita tinggal klik saja salah satu opsi nya, maka secara otomatis akan aplikasi
tersebut akan data booting, sehingga kita bisa menjalankan nya ketika booting.
3. Sebagai contoh, saya menggunakan opsi yang start under windows
Nah, setelah itu pilih mana drive mana
yang ingin di cek. Misal nya saya pilih yang nomor 2 (flash disk), lalu klik
start process.
4. Berikut nya, kita akan diberikan beberapa opsi. Silahkan anda pilih sesuai dengan kebutuhan
Untuk opsi yang pertama yaitu Prescan,
itu hanya akan menampilkan data bad sector saja. Sedangkan untuk normal scan,
kita bisa mengecek sekaligus memperbaiki bad sector yang ada. Setelah itu
tunggu saja proses nya.
Perbedaan Flashdisk Palsu dan Asli : Tips Memilih Flashdisk
![]() |
| Perbandingan Flashdisk Kingston yang asli dan yang palsu |
Ciri-ciri Flashdisk
Palsu :
- Posisi flashdisk. Saat
dicolok, flashdisk ori posisinya lurus dan tegas, tetapi tidak untuk
flashdisk palsu, saat dicolok posisinya sedikit bengkok ke bawah / tidak
lurus.
- Kapasitas Flashdisk. Pada
flashdisk KW (palsu), kapasitas yang tertera di kemasan tidak sesuai
dengan kapasitas asli flashdisk. Misal di kemasannya tertulis 16 GB, tapi
setelah dicek di komputer (klik kanan properties), ternyata hanya
berkapasitas 2 GB saja.
- Proses Pengiriman Data. Pada
flashdisk original, kecepatan pengiriman datanya cenderung selalu stabil,
sehingga lebih cepat. Lain halnya pada flashdisk KW, proses pengiriman
datanya sangat dinamis, kadang cepat, kadang lambat.
- Harga. Flashdisk palsu pasti harganya jauh lebih murah dari yang asli. Saya pernah beli flashdisk 16GB seharga 100rb. Nggak tahu ini asli atau palsu, waktu itu belum berpengalaman, jadi nggak merhatiin ciri-cirinya. Dan saya pun lupa naruhnya dimana, mungkin juga udah saya buang. Yang jelas, baru beberapa bulan menggunakannya, tahu-tahu rusak, padahal memakainya juga tidak sembarangan, lumayan dirawat.
- Data Mudah Rusak. Seringkali data-data yang disimpan dalam flashdisk KW mudah rusak sendiri, folder-folder penyimpanan berubah jadi huruf nggak jelas, data hilang sebagian, data eror.
- Sulit Dideteksi. Ketika
baru pertama kali nyolok flashdisk di laptop atau komputer, pasti akan
terjadi proses perkenalan device. Paling lama 20 detiklah, seharusnya
flashdisk sudah terdeteksi. Lain halnya dengan flashdisk palsu, butuh
waktu berkali-kali colok untuk mendeteksinya, karena terkadang satu kali
colok belum terdeteksi.
- Garansi. Para
penjual flashdisk KW biasanya tidak mau memberi garansi pada produknya.
Jadi kalau rusak, kamu harus beli lagi. Lain halnya dengan flashdisk asli,
garansi vendor (pabrik) akan diberikan dalam beberapa bulan, bahkan tahun.
Dengan membaca artikel
ini, semoga bisa membantu kamu yang lagi bimbang membeli flashdisk, sehingga
bisa lebih teliti dan tidak tertipu, karena USB Flashdisk abal-abal ini sudah
mampu meniru merk-merk flashdisk terkenal seperti kingston, sandisk, toshiba,
dan lain-lain.
Semoga bermanfaat, mungkin kamu mempunyai pengalaman lain seputar flashdisk palsu ini?
Semoga bermanfaat, mungkin kamu mempunyai pengalaman lain seputar flashdisk palsu ini?
Sunday, 19 October 2014
Posted by Elvin Pangadongan



