Pemisahan Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Tinggi
Sudah Benar memisahkan Pendidikan Dasar Menengah (Budaya) dan
Pendidikan Tinggi (Riset Teknologi). Pembentukan Kementerian Baru Dikti Ristek
ini jika melihat cerita sukses Pendidikan di Jerman maka ini keputusan tepat.
Di Jerman Pendidikan Tinggi disatukan dengan Riset dan Teknologi dan dipegang
oleh Menteri di Level Nasional. Jadi, pendidikan tinggi kebijakannya di level
negara.
Pendidikan Dasar dan Menengah (termasuk budaya) di Jerman
dipisah dengan Dikti Ristek. Tidak cuma dipisah, di Jerman TIDAK ADA kementrian
untuk Dikdasmenbud di level NEGARA. Dikdasmenbud adanya di level PROPINSI.
Propinsi punya otonomi untuk mengembangkan Dikdasmenbud. Hanya untuk konteks
ini Indonesia jangan contoh Jerman dikarenakan disparitas antar propinsi di
Indonesia amat besar, jika diserahkan ke propinsi jurangnya semakin besar.
Jadi, Dikdasmenbud dengan persoalan begitu rumit di Indonesia harus dipegang
oleh kekuasaan di level negara.
Berangkat dari hal tersebut sebenarnya, jika mengacu pada
sejarah sukses Jerman maka keputusan Presiden untuk memecah Pendidikan dalam
Dikdasmen (yang digabungkan dengan Budaya) dan Dikti (yang digabungkan Riset
dan Teknologi) adalah Keputusan tepat jika bercermin dari sejarah sukses di
negara lain yang Pendidikan, Riset dan Teknologinya maju bahkan kesejahteraan
penduduknya merata.
XXX
Jenjang Pendidikan Tinggi di Indonesia harus disempurnakan untuk
mencetak Ilmuwan!
PTN harus diinisiasikan untuk membangun jenjang Pendidikan yang baik agar tercipta SDM yang baik. Kemampuan Riset dan Konseptual Para Akademisi kita itu amat rendah. Kita kekurangan para ahli riset yang mumpuni baik itu riset murni untuk loncatan teknologi maupun riset aplikatif untuk solusi tepat guna persoalan masyarakat.
PTN harus diinisiasikan untuk membangun jenjang Pendidikan yang baik agar tercipta SDM yang baik. Kemampuan Riset dan Konseptual Para Akademisi kita itu amat rendah. Kita kekurangan para ahli riset yang mumpuni baik itu riset murni untuk loncatan teknologi maupun riset aplikatif untuk solusi tepat guna persoalan masyarakat.
Jenjang Akademik seperti S1, S2 dan S3 terutama pada PTN Top
harus diperbaiki! Untuk catatan: Jenjang Akademik itukan fokusnya pada Transfer
Ilmu, Riset Murni dan Riset Aplikatif dan ini dilaksanakan oleh Universitas,
Institut dan di Sekolah Tinggi.
Mestinya penerimaan mahasiswa baru di PTN Top dari lulus SMU
langsung studi lanjut sampai ke S2. Dengan demikian maka akan banyak SDM yang
siap untuk riset yang dihasilkan oleh PTN top. Tetap boleh begitu lulus S1
tidak lanjutkan ke S2, hanya mestinya jenjangnya disiapkan langsung lulus SMU
dimudahkan untuk kuliahnya lanjut sampai S2. Dikarenakan S1 itu nanggung: tidak
trampil tapi juga tidak terdidik kuat secara konsep.
Kedepan PTN-PTN besar seperti UGM, UI, ITB, IPB, Unair, Unpad,
ITS, Undip, UNS, Unibraw, USU, Unand, Unsri, Unhas HARUSnya mulai mempelopori
Program UMPTN-nya langsung untuk menerima lulusan SMU dididik sampai S2.
Sementara untuk PTN “yang biasa saja” tidak perlu dibebani untuk
mencetak SDM yang kuat di riset. Dengan kata lain biarkan PTN “yang biasa saja”
dengan Program normalnya. Begitu juga dengan PTS diserahkan pada kebijakan PTS
masing-masing. Untuk diingat kenapa PTN “yang biasa saja” tidak dibebankan
untuk pengembangan riset? Point pentingnya adalah TIDAK perlu semua Universitas
harus hebat di riset!
Riset butuh resources yang amat khusus dan amat mahal. Jadi
TIDAK perlu dibebankan pada semua. Diberi misi pada PTN yang sudah top saja
untuk juga mengembangkan riset. Cukup 20-25 PTN saja.
Sisanya tetap biarkan berjalan seperti selama ini dengan
peningkatan kualitas proses belajar tentu saja harus dilakukan. Tugas
pengajaran itu tidak kalah pentingnya dengan riset dan porsi universitas yang
terlibat dalam pengajaran itu harus lebih banyak dan jauh lebih banyak dengan
porsi universitas yang menjalankan misi riset.
Jadinya universitas yang tidak dibebani misi riset dapat fokus
pada pengembangan pengajaran dan transfer ilmu yang baik. Tentu saja mereka
bisa tetap mengembangkan riset pada batas2 tertentu.
XXX
Membangung Tradisi Pendidikan Vokasi untuk mencetak Para
Kapten-Kapten Industri dan Prajurit Tangguh Operator Lapangan
Kota Vokasi
SDM industri kita memang levelnya memble. Tidak siap untuk
kompetisi global. Dikarenakan Industri kita diisi oleh SDM S1 yang memble
dipraktek tapi juga mentah diteori. Mestinya indsutri kita diisi oleh hasil
dari pendidikan vokasi. Sayangnya pendidikan vokasi diabaikan karena tradisi
masyarakat kita yang “gila gelar”. Jadilah berbondong ke jenjang sarjana dan
lulus tidak siap kerja sehingga industri hanya tersedia SDM yang tidak trampil.
Ini salah satu kunci kekalahan industri kita saat kompetisi global.
Meskipun terlambat tampaknya pemerintah mulai benahi jenjang
vokasi. Jenjang Vokasi itu sejatinya fokus pada dua hal sebagai berikut:
1) Sekolah Vokasi untuk Transfer Ilmu, sedikit Riset terutama
Riset Aplikasi serta Traning untuk Penguasan Tools dan Teknologi Aplikatif.
Nah untuk tugas ini diserahkan pada Sekolah Vokasi Tinggi Negeri
(SVTN) dan Politeknik Negeri (Poltekneg). Jenjang yang dibuka adalah D4
(Sarjana Terapan) serta S2 Terapan. Tujuannya menghasilkan TENAGA AHLI yang
TRAMPIL yang mensupervisi pekerjaan dan tugas di industri. Mereka disiapkan
menjadi Kapten-Kapten Industri.
Jadinya, instititusi STVN dan Poltekneg JANGAN dibebani buka D1,
D2 dan D3.
Sekolah-sekolah Vokasi Tinggi Negeri di UGM, UI, IPB, Unair, Unpad, Undip, dll serta Politeknik terbaik seperti PENS, PPNS, Polban, Polman, PNJ, PNS sebaiknya SEGERA MENUTUP semua program D3-nya serta membuka HANYA Program D4 dan S2 Terapan.
Sekolah-sekolah Vokasi Tinggi Negeri di UGM, UI, IPB, Unair, Unpad, Undip, dll serta Politeknik terbaik seperti PENS, PPNS, Polban, Polman, PNJ, PNS sebaiknya SEGERA MENUTUP semua program D3-nya serta membuka HANYA Program D4 dan S2 Terapan.
2) Sekolah Vokasi untuk Traning Penguasan Tools dan
Teknologi Aplikatif dan sedikit Transfer Ilmu.
Nah yang ini dibebankan pada Akademi Negeri atau Akademi
Komunitas Negeri. Jenjang yang mereka buka adalah D1, D2 dan D3. Ini
benar-benar tujuannya untuk mendidik Pekerja Trampil yang siap pakai menjadi
prajurit tangguh operator lapangan.
Program D1, D2 dan D3 diserahkan pada Akademi Negeri dan Akademi
Komunitas Negeri.
Pembagian tersebut harusnya dirumuskan secara baik sehingga kita
tersedia SDM yang kuat diriset dan teori serta tersedia juga yang trampil kerja
di industri.
Dari tepian lembah Sungai ElbeDunia Ada Ditangan Tapi Tidak Dihati
![]() |
| Ilustrasi sms tauhid |
tanyakanlah pada diri: Apakah semua ini akan menyelesaikan masalah atau malah menambah masalah? Apakah Alloh ridho dengan pikiran, perasaan ini atau tidak? Mudah-mudahan kita tidak terjebak, larut dan hanyut oleh pikiran dan perasaan yang merusak dan menjauhkan dari Alloh.
Bagi yang ingin dicintai Alloh, juga dicintai manusia inilah kuncinya.
Dari Abul ‘Abbas, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi radhiallahu ‘anhu, ia berkata: “Seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu perbuatan yang jika aku mengerjakannya, maka aku dicintai Allah dan dicintai manusia’. Maka sabda beliau : ‘Zuhudlah engkau pada dunia, pasti Allah mencintaimu dan zuhudlah engkau pada apa yang dicintai manusia, pasti manusia mencintaimu”. (HR. Ibnu Majah no.4102)
وَقَالَ الَّذِي آَمَنَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُونِ أَهْدِكُمْ سَبِيلَ الرَّشَادِ (38) يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآَخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ (39)
“Orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Ghafir: 38-39)
Zuhud kepada dunia: bukan berarti tak berharta, tapi sama sekali tak diperbudak dunia ini, ada ditangan namun tak ada di hati, Lebih yakin dengan apa yang ada di sisi Alloh daripada yang ada di genggamannya Zuhud terhadap apa yang ada ditangan orang; sama sekali tak menginginkan , berharap dan bergantung kepada orang lain.
Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
BIDANG KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Dan Perikanan
Program Keahlian : Agribisnis Produksi Tanaman
Program Keahlian : Agribisnis Produksi Ternak
Program Keahlian : Kehutanan (Program 4 Tahun)
Program Keahlian : Kesehatan Hewan
Program Keahlian : Mekanisasi Pertanian
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN
BIDANG KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Administrasi
Program Keahlian : Keuangan
Program Keahlian : Tata Niaga
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : KESEHATAN
BIDANG KEAHLIAN : KESEHATAN (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Pekerjaan Sosial
Program Keahlian : Kefarmasian
Program Keahlian : Keperawatan
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : PARIWISATA
BIDANG KEAHLIAN : PARIWISATA (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Kepariwisataan
Program Keahlian : Tata Boga
Program Keahlian : Tata Busana
Program Keahlian : Tata Kecantikan
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : PERIKANAN DAN KELAUTAN
BIDANG KEAHLIAN : PERIKANAN DAN KELAUTAN (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Pelayaran
Program Keahlian : Teknologi Dan Produksi Perikanan Budidaya
Program Keahlian : Teknologi Penangkapan Ikan
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : SENI PERTUNJUKAN
BIDANG KEAHLIAN : SENI PERTUNJUKAN (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Seni Karawitan
Program Keahlian : Seni Musik
Program Keahlian : Seni Pedalangan
Program Keahlian : Seni Tari
Program Keahlian : Seni Teater
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : SENI RUPA DAN KRIYA
BIDANG KEAHLIAN : SENI RUPA DAN KRIYA (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Desain Dan Produksi Kriya
Program Keahlian : Seni Rupa
DOWNLOAD STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA
BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Geologi Pertambangan
Program Keahlian : Geomatika
Program Keahlian : Teknik Grafika
Program Keahlian : Teknik Bangunan
Program Keahlian : Teknik Elektronika
Program Keahlian : Teknik Energi Terbarukan
Program Keahlian : Teknik Furnitur
Program Keahlian : Teknik Industri
Program Keahlian : Teknik Instrumentasi Industri
Program Keahlian : Teknik Ketenagalistrikan
Program Keahlian : Teknik Kimia
Program Keahlian : Teknik Mesin
Program Keahlian : Teknik Otomotif
Program Keahlian : Teknik Perkapalan
Program Keahlian : Teknik Perminyakan
Program Keahlian : Teknik Pesawat Udara
Program Keahlian : Teknik Plambing Dan Sanitasi
Program Keahlian : Teknologi Tekstil
STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMK/MAK BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (Download)Meliputi:
Program Keahlian : Teknik Broadcasting
Program Keahlian : Teknik Komputer Dan Informatika
Program Keahlian : Teknik Telekomunikasi
Workshop Konten Edukasi Berbasis Kurikulum 2013
Segera Hadiri
Workshop Konten Edukasi Berbasis Kurikulum 2013.
di Universitas Negeri Semarang
Kampus Sekaran
Sabtu, 08 November 2014 membahas tentang membuat profile company dan sekolah serta katalog digital.
Materi Pelatihan Guru : Implementasi Kurikulum 2013
![]() |
| Buku materi pelatihan guru mata pelarajan Prakarya dan Kewirausahaan SMA/SMK |
Berikut ini adalah beberapa bahan materi yang dibahas pada pelatihan guru guna penerapan kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2014. mata pelajaran yang dibahas pada pertemuan tersebut adalah mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan SMA/SMK. bagi bapak/ibu guru yang ingin mendalami tentang seluk-beluk penerapan kurikulum 2013 khususnya pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan, silakan langsung mengunduhnya secara gratis pada link dibawah ini;
Download Materi Pelatihan Kurikulum 2013
| No |
Materi
| Unduh |
| 1. | Modul_Pelatihan_Guru_Praka | Unduh |
| 2. | Administrasi Pendukung Prakarya dan Kewirausahaan Kurtilas | Unduh |
| 3. | Contoh RPP Prakarya dan Kewirausahaan Kurtilas | Unduh |
| 4. | Contoh LPP Prakarya dan Kewirausahaan Kurtilas | Unduh |
| 5. | Contoh LPK Prakarya dan Kewirausahaan Kurtilas | Unduh |
| 6. | Contoh LPS Prakarya dan Kewirausahaan Kurtilas | Unduh |
| Semoga Bermanfaat |
Perbedaan Flashdisk Palsu dan Asli : Tips Memilih Flashdisk
![]() |
| Perbandingan Flashdisk Kingston yang asli dan yang palsu |
Ciri-ciri Flashdisk
Palsu :
- Posisi flashdisk. Saat
dicolok, flashdisk ori posisinya lurus dan tegas, tetapi tidak untuk
flashdisk palsu, saat dicolok posisinya sedikit bengkok ke bawah / tidak
lurus.
- Kapasitas Flashdisk. Pada
flashdisk KW (palsu), kapasitas yang tertera di kemasan tidak sesuai
dengan kapasitas asli flashdisk. Misal di kemasannya tertulis 16 GB, tapi
setelah dicek di komputer (klik kanan properties), ternyata hanya
berkapasitas 2 GB saja.
- Proses Pengiriman Data. Pada
flashdisk original, kecepatan pengiriman datanya cenderung selalu stabil,
sehingga lebih cepat. Lain halnya pada flashdisk KW, proses pengiriman
datanya sangat dinamis, kadang cepat, kadang lambat.
- Harga. Flashdisk palsu pasti harganya jauh lebih murah dari yang asli. Saya pernah beli flashdisk 16GB seharga 100rb. Nggak tahu ini asli atau palsu, waktu itu belum berpengalaman, jadi nggak merhatiin ciri-cirinya. Dan saya pun lupa naruhnya dimana, mungkin juga udah saya buang. Yang jelas, baru beberapa bulan menggunakannya, tahu-tahu rusak, padahal memakainya juga tidak sembarangan, lumayan dirawat.
- Data Mudah Rusak. Seringkali data-data yang disimpan dalam flashdisk KW mudah rusak sendiri, folder-folder penyimpanan berubah jadi huruf nggak jelas, data hilang sebagian, data eror.
- Sulit Dideteksi. Ketika
baru pertama kali nyolok flashdisk di laptop atau komputer, pasti akan
terjadi proses perkenalan device. Paling lama 20 detiklah, seharusnya
flashdisk sudah terdeteksi. Lain halnya dengan flashdisk palsu, butuh
waktu berkali-kali colok untuk mendeteksinya, karena terkadang satu kali
colok belum terdeteksi.
- Garansi. Para
penjual flashdisk KW biasanya tidak mau memberi garansi pada produknya.
Jadi kalau rusak, kamu harus beli lagi. Lain halnya dengan flashdisk asli,
garansi vendor (pabrik) akan diberikan dalam beberapa bulan, bahkan tahun.
Dengan membaca artikel
ini, semoga bisa membantu kamu yang lagi bimbang membeli flashdisk, sehingga
bisa lebih teliti dan tidak tertipu, karena USB Flashdisk abal-abal ini sudah
mampu meniru merk-merk flashdisk terkenal seperti kingston, sandisk, toshiba,
dan lain-lain.
Semoga bermanfaat, mungkin kamu mempunyai pengalaman lain seputar flashdisk palsu ini?
Semoga bermanfaat, mungkin kamu mempunyai pengalaman lain seputar flashdisk palsu ini?
Sunday, 19 October 2014
Posted by Elvin Pangadongan
Perangkat Kurikulum 2013 : SD, SMP, SMA, & SMK
Perangkat Materi
Kurikulum 2013 ini kami hanya meneruskan posting dari kkgjaro. yang mana
berbagai kelengkapan untuk menyambut atau dalam pelaksanaan kurikulum 2013
kelak bapak ibu telah mengetahui seluk beluk kurikilum ini. Semoga
bisa menjadi pencerahan buat bapak/ibu semua dan ucapan terima kasih kami
sampaikan pada kkgjaro.
Source:http://kkgjaro.blogspot.com/2013/12/download-perangkat-kurikulum-2013.html#ixzz3GVrV8hNP
Download
Perangkat Kurikulum 2013
Source:http://kkgjaro.blogspot.com/2013/12/download-perangkat-kurikulum-2013.html#ixzz3GVrV8hNP
Download Perangkat Kurikulum 2013
| No |
Materi
| Unduh |
| 1. | Bahan ajar RPP | Unduh |
| 2. | Pedoman Penilaian SD (Buku Rapor) | Unduh |
| 3. | Pedoman Penilaian SD (Panduan Teknis Penilaian Kelas) | Unduh |
| 4. | Pedoman Penilaian SD (Panduan Teknis Pengisian Nilai) | Unduh |
| 5. | Pedoman Penilaian SMP (Juknis Pengisian Raport) | Unduh |
| 6. | Pedoman Penilaian SMP (Penilaian Ketrampilan) | Unduh |
| 7. | Pedoman Penilaian SMP (Penilaian Sikap) | Unduh |
| 8. | Pedoman Penilaian SMP (Penilaian Pengetahuan) | Unduh |
| 9. | Pedoman Peniaian SMA | Unduh |
| 10. | Pendekatan Saintifik | Unduh |
| 11. | Pengelolaan dan Penyusunan Kurikulum | Unduh |
| 12. | Supervisi Akademik | Unduh |
| 13. | Permendikbud 81A dan Lampirannya | Unduh |
| 14. | Bahan Tayang Power Point – 01. RPP | Unduh |
| 15. | Bahan Tayang Power Point – 02. Penilaian SD | Unduh |
| 16. | Bahan Tayang Power Point – 03. Penilaian Sikap SMP | Unduh |
| 17. | Bahan Tayang Power Point – 04. Penilaian Pengetahuan SMP | Unduh |
| 18. | Bahan Tayang Power Point – 05. Penilaian Ketrampilan SMP | Unduh |
| 19. | Bahan Tayang Power Point – 06. Penulisan Rapor SMP | Unduh |
| 20. | Bahan Tayang Power Point – 07. Penulisan Rapor SMA | Unduh |
| 21. | Bahan Tayang Power Point – 08. Standar Penilaian SMA | Unduh |
| 22. | Bahan Tayang Power Point – 09. Model Penilaian SMK | Unduh |
| 23. | Bahan Tayang Power Point – 10. Penilaian Sikap SMK | Unduh |
| 24. | Bahan Tayang Power Point – 11. Penilaian Pengetahuan SMK | Unduh |
| 25. | Bahan Tayang Power Point – 12. Penilaian Ketrampilan SMK | Unduh |
| 26. | Bahan Tayang Power Point – 13. Penulisan Rapor SMK | Unduh |
| 27. | Bahan Tayang Power Point – 14. Penilaian Pembelajaran SMK | Unduh |
| 28. | Bahan Tayang Power Point – 15. Konsep Penilaian (SD, SMP, SMA, SMK) | Unduh |
| 29. | Bahan Tayang Power Point – 16. Pendekatan Saitifik 1 | Unduh |
| 30. | Bahan Tayang Power Point – 17. Pendekatan Saitifik 2 | Unduh |
| 31. | Bahan Tayang Power Point – 18. Pendekatan Saitifik 3 | Unduh |
| 32. | Bahan Tayang Power Point – 19. Pendekatan Saitifik 4 | Unduh |
| 33. | Bahan Tayang Power Point – 20. Pengelolaan Kurikulum 1 | Unduh |
| 34. | Bahan Tayang Power Point – 21. Pengelolaan Kurikulum 2 | Unduh |
| 35. |
Unduh Materi Pelatihan Guru: Implementasi Kurikulum 2013
| Unduh |






